Cerita Panas

DIMANDIKAN TANTE RINI

Indra adalah seorang cowok SMP. Tubuhnya kurus, berwajah tirus dan tidak terlalu tinggi. Sehari-hari dia tinggal bersama neneknya.
Baru-baru ini paman Indra, om Bram baru saja menikah. Jadi dia tinggal di rumah nenek Indra. Dia memboyong istrinya disana.
Tante Rini, istri om Bram adalah wanita dengan kulit putih, rambut panjang serta payudara ukuran 36B. Dia juga sedang hamil 2 bulan. Jadi payudaranya tampak sangat menggoda.
Sore itu, Indra baru saja pulang sekolah. Dia disambut oleh Tante Rini. “Ndra, kamu mau makan apa”
“Seadanya deh te” jawab Indra.
“Ya udah kamu ganti baju dulu. Tante bikinin mie instan ya?”
“Ya!”
Indra mengganti bajunya, sudah kebiasaan di rumah bagi Indra sejak kecil sepulang sekolah hanya memakai pakaian dalam dan celana pendek. Indra pergi ke dapur, melihat tantenya sedang merebus mie membuatnya terangsang. Apalagi tantenya memiliki tetek yang membesar karena hamil. Kontolnya ngaceng berat.
“Nih mienya!” Kata tante Rini dengan nada ke ibuan.
“Makasih tan”
“Ndra, sehabis makan tante mandi’in ya kamu. Baumu gag enak!” Tante Rini membuat penawaran yang sangat mengejutkan Indra. Tidak ada yang seksual dari ajakan tante Rini. Ajakan itu seperti ajakan Ibu yang ingin memandikan anaknya.
“Tapi tan.. Indra kan..”
“Udah.. Gag usah malu sama tante!”
“Ya deh tan..”
Selesai makan Indra digiring tante Rini masuk kamar mandi. Tante Rini melepasi pakaian Indra. Sampai saat dia melepas CD Indra, Indra melarangnya.
“Jangan ah Tan. Aku malu”
“Udah gag apa-apa”
Tante Rini melepas CD Indra. Dan terpampanglah kontol Indra yang ngaceng. Tidak sebesar om Bram, tapi lumayan untuk ukuran anak SMP.
Tante Rini mengguyur tubuh Indra lantas menyabuninya. Dari atas, ke tengkuk lalu ke tubuh. Tangan halus tante Rini membuat Indra menggelinjang. Tante Rini kemudian menyabun kontol indra.
“Ahh.. Te. Geli”
“Oh maaf.”
Tante Rini terus menyabuni kontol Indra. Ke arah buah pelirnya. Dia mngusapi-usap kontol Indra. Usapan itu lama-lama berubah menjadi kocokan.
“Biar cepet gede! Jangan bilang siapa2 ya!”
Indra hanya mengangguk. Indra kemudian terduduk di kloset saat tante rini mengguyur badannya. Kemudian dia mengulum kontol Indra. Dijilatinya palkon, biji pelir, dan dihisapnya kontol Indra.
“Aghhh..”
Tante Rini kemudian melepas bajunya dan terpampanglah payudaranya.
“Tan, susu tante Indra remes ya”
“Hmmm.. Iya sayang!”
“Ughh.. Tan.. Ahh.. Enak banget”
Tante Rini semakin kencang mengulum kontol Indra.
“Hmmm.. Aammm.. Ponakan tante.. Ughh.. Enak banget kontolmu sayang”
Indra memegangi kepala tantenya sambil mendorong pinggulnya. Ini membuat kontolnya semakin masuk ke mulut tantenya.
“Aghh.. Tante Rini.. Uhhhh..”
Tante Rini menghentikan kulumannya. Dia kemudian merebahkan badan dilantai kamar mandi. Indra akan memasukkan kontolnya ke memek tante Rini. Tapi tante Rini tidak memperbolehkannya.
“Sini say jepitin di susu tante aja!”
Indra menjepit kontolnya di antara payudara tante Rini. Dia memaju mundurkan penisnya. Semakin lama semakin cepat..
“Enak ndra? Enak kan ponakan ku SaŸ?ng”
“Enak tante. ”
Indra mempercepat lagi genjotannya..
“Tante aku mau muncrat”
“Mucratin aja SaŸ?ng, muncratin di badan tante.”
“Aghhh.. Tante Rini!!”
Crott.. Crott.. Sperma Indra muncrat di sekujur tubuh tante Rini.
Mereka bedua akhirnya mandi bersama.

Tanpa sepengetahuan mereka. Eyang Uti, mendengar aksi mereka diluar. Uti yang masih berusia 53 tahun itu termasuk wanita hyper. Sambil mendengar, dia memasukan jarinya di memeknya.
Hal ini nantinya akan digunakannya untuk ngentot cucunya. Nantikan kisahnya di postingan selanjutnya. Kronik Seks Indra.

Related Post