cerita panas

Tante Silvi Ikut Terangsang

Dalam cerita sex di bawah ini aku akan menceritakan kisahku dengan seorang tante sebut saja namanya tante Silvi, awal cerita saat aku mau menelpon nomer teman tak taunya yang aku save sebelumnya salah , jadi tiba tiba tanpa sengaja aku berkenalan dengan tante silvi.

Pada saat itu yang mengangkat telpon adalah seorang perempuan yang aku taksir umurnya sekitar 30 tahun, sebab suaranya yang begitu sopan dan berwibawa.

Aku mencoba untuk mencari bahan pembicaraan lain agar agar jangan putus, ternyata ia merespon, setelah itu.. Terus aku bertanya kepadanya apakah sudah punya pacar atau belum, dan ia menjawab belum punya pacar (padahal sudah bersuami).

Di dalam pembicaraan kami berdua, aku selalu memancing Tante Silvi agar ia bercerita tentang kehidupan pribadinya, dan ternyata Tante Silvi menyembunyikannya, sebab didalam pikiran Tante Silvi orang yang baru dikenal sudah ingin cari tahu kehidupan pribadinya. Setelah sekian lama kami ngobrol di telepon akhirnya kami mencatat nomor kami masing-masing.

Baca Juga: Cerita Sex Dewasa 2018 Sedarah

Keesokan harinya aku menelpon ia (Tante Silvi). Kali ini pembicaraan ngalor-ngidul, dan aku terus memancing Tante Silvi agar mau bercerita tentang kehidupan pribadinya. Memang pertamanya Tante Silvi tak mau bercerita tetapi setelah aku bertanya terus akhirnya Tante Silvi mau buka rahasia kehidupan pribadinya. Tanpa disadari saat bicara tentang pengalaman pacaran, ia bilang, mohon maaf kalau sebelumnya ia berbohong kepada aku kalau ia belum punya pacar padahal sudah punya suami.

Tetapi hubungannya dengan suaminya tak terlalu bahagia sebab agak bosan, itu diakibatkan suaminya sering melantarkan kehidupan seksnya. Akhirnya aku makin berani dan pasti lalu kutanyakan bagaimana rasanya saat bulan madunya apakah ada yang sangat istimewa sebab aku sama sekali belum pernah merasakan berdekatan dengan wanita (walau itu yang namanya ciuman). ia bilang, itu sih alamiah.. Kali ini ia tak malu-malu lagi. Lalu kutanya lagi,

Gaya apa yang biasa dilakukan. Tante Silvi menjawab kalau suamiku pada awal permainan sangat suka
mencium leherku kemudian baru menghisap payudara.. Lalu kutanya lagi, Kalau Tante Silvi senangnya dimana?”.

Lalu Tante Silvi menjawab,” Aku senangnya kalau lagi diatas perut,”balasnya manja.

Masih dipercakapan telepon juga kutanyakan,”Tolong dong Tante ajarin aku”.

Jawab Tante,” Enak saja.. Cari saja perempuan yang masih single kemudian nikahi.. Bereskan.!,” balasnya dengan nada sedikit genit.

Ternyata Tante Silvi ini jinak-jinak merpati.. Aku makin menjadi semakin tertantang. Lalu kucoba pancing lagi.

Iyah deh.. Nggak usah yang berat-berat.. Ciuman aja..” ternyata Tante Silvi mulai memberi angin dengan memberi jawaban, “

Lihat saja belum, sudah mau cium-cium.. Entar sudah lihat malah lari..”

Aku menimpa kembali,” Siapa yang lari aku atau Tante?”

Dia menjawab,” Sudah ketemu aja deh.. Dimana..?”

Saya langsung jawab di” F” restaurant, terus langsung nonton film.

Akhirnya diakhir percakapan kami janjian untuk ketemu besok jam 3 sore.

Keesokan harinya tepat jam 3 sore ada seorang wanita rambut panjang, tinggi 165 cm, pakaian kuning dengan rok merah yang seksi, persis dengan janjiannya, pikiranku langsung tak karuan, aku bersumpah aku harus dapat mencium dan menyetubuhinya. Hanya ngobrol sebentar, kami langsung ke
bioskop yang terkenal, setalah sampai di bioskop kami beli karcis masuk, kebetulan kami berdua dapat tempat duduk dipinggir.

Setelah film dimulai, didalam celanaku ada terasa yang sangat ganjil ternyata ‘kontolku mulai berdiri kencang’. Kemudian kuberanikan untuk memegang tangannya yang begitu halus dan lembut, ternyata Tante Silvi hanya diam saja. aku berbisik,

Tante bohong katanya ditelpon bilang sudah nenek-nenek tetapi nyatanya masih seperti umur 20-an tahun, beruntung yah suami Tante.” Lalu aku berbisik lagi,” Mana janjinya Tante.. Katanya boleh cium,
kalau nggak lari..”

Kemudian ia melihat sekeliling,” Malu nanti ketahuan orang,” aku bilang kembali,”

Sepi kok Tante..”

Dalam keremangan aku melihat Tante Silvi merapat-rapatkan kedua bibirnya untuk membersihkan lipstiknya. aku mulai mendekatkan bibir aku pada telinga Tante Silvi. Busyet wangi sekali, kemudian tanpa ragu lagi aku makin berani mendekatkan bibir aku dipipi Tante Silvi dan seterusnya kulumat
bibir Tante Silvi.

Mulanya Tante Silvi hanya diam lama kelamaan Tante Silvi terbawa arus dan segera melawan lumatanku dengan penuh gairah. Kemudian tanganku mulai kumainkan di sekitar badannya Tante Silvi, dan sampai di buah dadanya.

Waduh montok sekali buah dadanya Tante Silvi, setalah itu langsung kuremas dan pelintir puting susunya. Nafas Tante Silvi mulai ngos-ngosan.

Tiba-tiba tanganku disentakkan dan ciuman aku dihentikan. Tante Silvi sadar bahwa ia sudah mengkhianati suaminya.

Sudah dong..!jangan terlalu jauh aku sudah nikah.”

Tetapi aku tak mau nyerah sampai disitu, dengan penuh trik aku mulai pegang kembali tangannya dan tanpa rasa ragu tangannya kubimbing ke arah kemaluanku yang sudah besar(kupikir aku pasti ditampar sebab kurang ajar).

Ternyata Tante Silvi hanya diam saja terpaku dengan besarnya kontolku, lalu aku keluarkan kemaluanku, aku tempelkan tangan Tante Silvi dikemaluanku, Tante Silvi terhenyak.

Nekad kamu” “

Biarin Tante,” balasku nakal..“

Besar dan panjang juga barang kamu”. Bisik Tante Silvi genit..“

Iya Tante, aku sudah tak tahan lagi,” balasku mesra “

Nanti saja keluarin di kamar mandi,” goda Tante Silvi.“

Enggak mau, pingin sama tangan Tante Silvi!” bisikku manja. “

Pusing ya..” Tante Silvi terus menggodaku. “Iyah..” balasku mantap.

Kemudian aku menyuruh Tante Silvi untuk mengocok kontolku. Saat itu Tante Silvi menolak, tetapi dengan segala cara yang aku mainkan akhirnya Tante Silvi mau juga mengocok kontolku yang sudah besar.

Oooh.. syyhhkk.. nikmatnya..”

Tangan Tante Silvi yang super halus dan penuh pengalaman mengocok kontolku. Selang beberapa menit”Sreet.. sreett..” keluar sudah pejuhku akibat kocokan mesra tangan Tante Silvi.

Saat film selesai aku dan Tante Silvi keluar dan jalan-jalan. Kami berdua membeli permen karet dan terus jalan-jalan kembali, makan, hingga tanpa terasa jam menunjukkan pukul 09.30 malam. Kemudian aku bertanya,

Tante Silvi nggak dimarahin sama Om.. pulang terlambat?”

Tadi sudah bilang ada teman yang ulang tahun, jadi pulang agak lambat..”

Kemudian aku mengantarnya pulang. Didalam perjalanan pulang terlihat plang hotel, pikiranku mulai nggak karuan. Bawah saja Tante Silvi kesini. Tanpa banyak pikir aku langsung membelokkan mobil ke hotel.

Tante Silvi protes, “Mau ngapain kesini..?”

Kita ngobrol.. untuk saling kenal lagi Tante.. aku nggak akan nakal Tante,” balasku mesra, Tante Silvi diam saja. Ternyata Tante Silvi sudah nggak tahan dan ingin sekali merasakan kenikmatan sesaat walau itu bukan dengan suaminya.

Aku mengajak Tante Silvi untuk turun dari mobil, dan kami berdua pergi masuk ke dalam, setelah itu aku memesan kamar. Saat telah didalam kamar, Tante Silvi tampak kikuk, kucoba menenangkannya,

Santai saja Tante Silvi..”

Lalu Tante Silvi membuka sepatunya, aku menghampirinya.

Wah Tante Silvi badannya lebih pendek dengan saya, tetapi nggak ada pengaruh kalau sudah ditempat tidur.

Tante Silvi, aku pingin cium bibir Tante lagi..”

Lalu aku menghampirinya, Tante Silvi diam saja. Kemudian kulumat bibirnya.

Dengan setengah paksa kubuka bajunya lalu celana panjangnya sampai Tante Silvi terlihat bugil, Tante Silvi berontak lalu kujepit badannya yang seksi dan montok.

Ando.. jangan Ando.. jangan maksa dong..”

Aku tak peduli, dengan cepat aku buka celana aku kemudian dengan sigap kujilati toketnya Tante Silvi, sampai ke lubang” V” Tante Silvi. Tante Silvi merasakan kenikmatan yang luar biasa. Kemudian aku mengocok-ngocok lubangnya sampai Tante Silvi merasakan nikmat untuk yang kedua kalinya.

Kemudian kami berganti posisi sekarang gilirannya Tante Silvi yang menghisap punyaku, setelah 15 menit kami melakukan pemanasan kumasukkan kontolku yang besar dan panjang ke lubang memek Tante Silvi yang sudah basah, dengan cepat kugerakkan punyaku turun naik.

Masih kontolku menancap di lubang memek Tante Silvi, aku guling-gulingkan badannya sehingga kadang ia diatas kadang
dia dibawah. Kami melakukannya dengan penuh mesra.

Lama-lama Tante Silvi terangsang juga dan ingin cepat keluar, akhirnya Tante Silvi mencapai orgasme. Melihat akan hal itu aku terus mempercepat goyangan.

Akhirnya disaat posisi dog style, aku merasakan ada sesuatu yang ingin keluar, srroott.. sroott..

Saya memasukkan semua air mani aku ke lubang memek Tante Silvi.

Setelah itu aku jilati bibir kemaluan Tante Silvi sampai kemudian Tante Silvi orgasmeyang kesekian kalinya, lalu kemudian kami berdua terlentang di tempat tidur.

Setelah 10 menit kami istirahat, kami berdua mandi. Dan kami melakukannya lagi di kamar mandi. Setelah 10 menit kami melakukannya, belum sempat selesai terdengar bunyi suara HP, yang ternyata dari suaminya. Kami menyudahinya dan Tante Silvi mengangkat telepon.

Setelah selesai bicara dengan suaminya di HP, Tante Silvi datang berbisik, Ando kamu memang hebat, dibandingkan suami saya. Dan jika Tante Silvi ingin berhubungan lagi dengan kamu, bolehkah..? Tante Silvi menghubungi kamu lagi. Kemudian aku menjawab,

Boleh.. aku siap melayani Tante. Tante mau pulang pulang dulu sebab suami Tante sudah cemas..”

Akhirnya impianku terwujud untuk menyetubuhi Tante Silvi yang seksi. Sampai saat ini Tante Silvi sering menghubungi saya. Sebab suaminya tak dapat memuaskannya. Dan sekarang Tante Silvi sedang mengandung, entah itu punya aku atau suaminya yang jelas Tante Silvi sangat puas dengan kenikmatan yang aku kasih.

Related Post